Arleta Fenty

still talks in math

Map of Your Muse

48 hari menuju album baru Muse “The 2nd Law” (17 September 2012), saya mencoba merangkum daftar karya Muse terbaik sejak 18 tahun kiprah mereka di industri musik dunia. Peringkat ini meliputi album terbaik, lagu dengan riff gitar terbaik, lagu dengan bass terbaik dan lagu dengan isian drum terbaik. Get ready for the mind exploding!



BEST ALBUM

1. Origin of Symmetry (OoS) | 2001
Album paling heavy dari Muse, yang banyak mengisi track-tracknya dengan riff yang berat. Plug in Baby, New Born dan Citizen Erased memiliki riff yang tidak bisa diacuhkan. Influensi yang didapat Bellamy dari Rachmaninov pertama terdengar di album ini, melalui track seperti Space Dementia. Micro Cuts mungkin track yang paling menyeramkan, dengan falsetto Bellamy di sepanjang durasi. Hyper Music dan Darkshines memiliki bassline yang juara. Album ini mewakili identitas Muse sebagai dirinya sendiri, setelah babak belur dicemooh di era album pertama, Showbiz, karena dianggap terlalu mirip Radiohead. Album ini sekaligus mengukuhkan ciri khas Muse sebagai band yang eksperimental, baik dalam permainan genre maupun pemilihan instrumen. Misalnya penggunaan tulang belulang sebagai salah satu alat perkusi di Screenager, atau organ gereja di Megalomania, yang menginspirasi Chris Martin menulis Fix You. Feeling Good yang dipopulerkan Nina Simone menjadi salah satu lagu cover terbaik. Citizen Erased saya pilih menjadi track terbaik yang mewakili OoS.

2. Absolution | 2003
Album ini memberi ruang luas untuk drumming dan perkusi Dominic, melalui track-track seperti Apocalypse Please, Time is Running Out, Endlessly, Stockholm Syndrome dan Hysteria. Track pendek berisi instrumen gitar terdistorsi dengan efek fuzz yang berat, Interlude, perfectly leading the Hysteria’s intro. Album ini lebih elektronik dari album kedua, Origin of Symmetry. Influensi Rachmaninov masih bisa terdengar di Butterflies and Hurricanes, yang saya pilih menjadi track terbaik di album ini.

3. Black Holes and Revelation (BHaR) | 2006
Dengan track-track yang lebih groovy, Muse mencoba genre baru, melalui Supermassive Black Hole yang bernuansa RnB, Starlight yang meski agak cheesy namun fun, dan Map of Problematique yang memiliki isian drum exciting. Peran drumming yang besar juga terdengar di Assassin, Exopolitics, Hoodoo, Invincible dan Knights of Cydonia. Riff yang menonjol terdengar di Knights of Cydonia, yang menjadi track terfavorit saya di album ini.

4. Showbiz | 1999
Album pertama Muse ini memiliki beberapa track yang penting, seperti Showbiz, Sunburn dan Cave, yang membuat saya menjadikan posisinya lebih tinggi dari The Resistance, album kelima mereka. Showbiz saya pilih menjadi track terbaik di album ini.

5. The Resistance | 2009
Bisa jadi kata-kata “lost the plot” paling pantas menggambarkan album ini. Lack of rock dan cheesy lyrics membuat para fans Origin of Symmetry kecewa. Namun sebenarnya riff yang stunning masih bisa didengar melalui MK Ultra dan Unnatural Selection. Resistance menurut saya adalah track terbaik dari album ini. Simponi Exogenesis mungkin adalah proyek egoisme Bellamy, namun tetap indah dan Muse-ic. United States of Eurasia yang Queen-esque juga terkesan trolling, namun tidak bisa disebut sekedar proyek eksperimental. Jawaban dari mengapa album ini ada di posisi terbawah mungkin adalah, bahwa Muse adalah band dengan selera humor yang tinggi.

BEST GUITAR RIFF / SOLO

1. Plug in Baby (OoS)
Lagu ini membuat tombol “replay” rawan rusak. Dinobatkan sebagai lagu dengan greatest riff abad ini. Best moment of live performances adalah saat para penonton ikut “menyanyikan” seluruh bagian riffnya.
2. New Born (OoS)
Chris Martin menyebutnya “lagu yang benar-benar nge-rock!” Permainan gitar solo di track ini, kick ur ass!
3. Citizen Erased (OoS)
Heavy riff 7 string dengan pinch harmonic yang menyayat dari track dengan durasi terpanjang Muse ini really can drive a crowd crazy. Slow part-nya sangat emosional. Should be played on everyone’s funeral.
4. Dead Star (Dead Star/In Your World Double A-Sides)
Track dengan nuansa metal yang hanya dirilis melalui double A-sides ini mampu membuat live performnya tak kalah heboh dengan live perform untuk lagu paling ramah radio dari Muse sekalipun.
5. Knights of Cydonia (BHaR)
George Bellamy, gitaris The Tornado yang juga adalah ayah dari Bellamy, menginspirasi Muse memproduksi lagu dengan riff yang “menendang bokong” tiap penonton live performnya ini.
6. Thoughts of Dying Atheist (Absolution)
Salah satu lagu yang jarang muncul dalam setlist ini merupakan track yang cukup repetitif, but the guitar solo makes it way better.
7. Invincible (BHaR)
Track yang mungkin menjadi ruang “ballad” di album Black Holes and Revelation ini punya banyak hater. Tapi saya tidak bisa tidak mengapresiasi permainan gitar solonya yang layak disebut awesome ini.
8. Showbiz (Showbiz)
The emotion they put on the guitar solo part, is pure epic.
9. Hysteria (Absolution)
Bahkan jika live performance’s sweetheart ini bukan track populer, saya akan tetap menaruh riff dan gitar solonya dalam daftar ini.
10. The Small Print (Absolution)
Putar track heavy dengan gitar solo yang chilling ini dengan volume maksimal. Sane, it’ll make you insane!
11. The Groove in The States (Absolution Tour)
Track B-Side ini memiliki riff yang catchy dan groovy. And who even can imitate Matt’s orgasmic voice “woah!”?
12. Supermassive Black Hole (BHaR)
Dalam live performnya, Matt menggunakan Kaoss pad untuk mengeksekusi riffnya yang terinspirasi Rage Against The Machine, Prince dan bahkan Franz Ferdinand, yang funky dan sangat RnB.

BEST BASSLINE

1. Hysteria (Absolution)
Track ini seakan diciptakan khusus untuk Christopher Wolstenholme. Bassline-nya yang fat dan groovy menjemput intro gitar Bellamy, kemudian mendominasi the whole track.
2. Hyper Music (OoS)
Track metal ini memiliki bassline yang kicking, full energy dan lirik yang penuh amarah.
3. Futurism (OoS Japanese Bonus Track)
Dengan bassline kuat, track ini menginspirasi mereka menciptakan bassline Hysteria.
4. Darkshine (OoS)
Bassline track ini bernuansa jazzy dan relaxing, serta dengan cukup surprising terdengar fit untuk petikan gitar Bellamy yang bergaya Spanyol.
5. Osaka dan Helsinki Drum and Bass Jam (Unreleased)
So let’s apreciate Chris for his good job with Dom! Sulit untuk tidak memasukkan bass and drum jamming yang tidak pernah dirilis ini ke daftar bassline terbaik. Sengaja saya gabungkan menjadi satu list (simply because I can’t choose which one better!!)
6. Time is Running Out (Absolution)
Fun as hell! Rasanya durhaka jika tidak memasukkan track ini ke dalam daftar bass terbaik. There’s something grabs our mind in this song.
7. Eternally Missed (B-Side Hysteria)
Ini adalah track B-Side favorite saya selain Shrinking Universe dan The Groove in The States. Basslinenya menambah efek chilling saat Matt meneriakkan “I just don’t care if it’s real!” dengan vokal yang menggunakan vocoder sebagai latarnya.
8. Fury (Absolution)
For you thinking it’s an odd choice, exactly, I do too! But I believe that it deserves an honor place on this list.
9. Jimmy Kane (Hullabaloo Soundtrack for Japan)
Sexiest bassline ever, yang mengimbangi liriknya yang nakal dan dirty. Dengan bassline yang funky, track ini danceable, which is not  even a word :D
10. City of Delusion (BHaR)
Chris pun pernah mengakui dalam suatu wawancara berisi pertanyaan para fans, bahwa track ini adalah favoritenya untuk dimainkan secara live.
11. Undisclosed Desires (The Resistance)
Set full blast on your iPod, it’s spanking!
12. Sunburn (Showbiz)
Lupakan kriteria bassline dengan betotan super cepat dan sulit. Track ini membuktikan bahwa bassline yang simpel pun bisa terdengar efficiently and effortlessly awesome.

BEST DRUMMING

1. Stockholme Syndrome (Absolution)
Track yang berbahaya karena menjadi ajang Matt, Chris dan Dom untuk merusak apa saja di panggung. Permainan drumnya menjadi wajib untuk disebut sebagai salah satu yang terbaik dari Muse, selain Assassin. Pernah dengar backward tracknya (fanmade) yang diambil dari Earls Court? Face melter!
2. Assassin (BHaR)
Isian drum di track ini membuatmu fail to impress it with air drumming! It’s so fucking fast!
3. Map of The Problematique (BHaR)
Muse bukan band dengan musik super cepat dengan beat yang berganti-ganti yang membuat Dominic Howard harus melakukan something random shit or use annoying double pedal. He does more than keeping the tempo. Contohnya adalah kreativitasnya di track ini yang fit properly, and still super fun!
4. Knights of Cydonia (BHaR)
Can we make it more obvious why this track deserves this list?
5. Resistance (The Resistance)
Technically not Dom’s best work, tapi beberapa bagian beat-nya yang berbeda cukup fun untuk dimainkan. Isian drum di awal agak mirip Map of The Problematique.
6. Citizen Erased (OoS)
Track ini ditulis Bellamy berdasarkan drum beat yang di-compose oleh Dom. The drumming added the soul to this song.
7. Showbiz (Showbiz)
Track yang gelap ini memiliki isian drum yang chilling dan emosional.
8. Hysteria (Absolution)
Mari tidak berbicara tentang seberapa cepat dan sulit drum beats di sebuah lagu untuk dimasukkan dalam daftar ini and saying something like, “WTF, even my grandma can play that easily.” Isian drum di track ini mungkin adalah alasan mengapa Hysteria populer. Really danceable, which is again, not even a word.
9. Time is Running Out (Absolution)
Stunning and super fun!
10. Apocalypse Please (Absolution)
Track ini memberi banyak ruang drumming bagi Dom. Tonton video footage tentang proses pembuatan album Absolution dan kamu akan tau alasannya.
11. Hoodoo (BHaR)
Simple tomfills, tapi pada bagian refrain, the drum crashing is…. incendiary!
12. Deadstar (Double A-Sides Dead Star/In Your World)
Live performnya akan membuat kamu mendapat heart attack!

List ini masih saya anggap fail karena banyak track favorit saya yang tidak mendapat tempat di dalamnya. Misalnya Map of Your Head, Shrinking Universe, Exogenesis Symphony Part 3 Redemption, juga track cover seperti Popcorn dan Feeling Good yang ternyata dengan mudah terdepak oleh track lain yang punya permainan gitar, bass dan drum lebih baik.

Peringkat ini tentunya tidak akan stagnan. Urutan akan banyak berubah (drastis, pastinya) setelah September nanti. Singel-singel anyar dalam “The 2nd Law” akan mengacaukan peringkat dalam artikel egois ini. Menendang riff bahaya Plug in Baby ke urutan paling bawah. Menggilas posisi Butterflies and Hurricanes dan New Born karena nada-nada piano Bellamy di masa lalu tidak cukup hebat mengalahkan singel baru. Membuat lirik Hoodoo tampak bodoh. Dan drum fill Assassin akan minder dengan drum fill lain di garapan baru Dominic. Dan oh, Hysteria akan histeris karena Chris tidak bisa menyelamatkan posisinya.

Okay, sayangnya ini baru khayalan semata. Namun mari tetap berharap agar 17 September menjadi salah satu hari yang paling menyenangkan. In MUSE, in those three rock gods, we trust.

Happy 34th birthday Matthew James Bellamy. Thank you for living in the same planet with me.

Happy 34th birthday Matthew James Bellamy. Thank you for living in the same planet with me.

View My Stats